Kunjungan FPK Kabupaten Bandung ke Kabupaten Klungkung

  • 03 Agustus 2017
  • Dibaca: 118 Pengunjung
Kunjungan FPK Kabupaten Bandung ke Kabupaten Klungkung

Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kabupaten Klungkung pada awal bulan Agustus tahun 2017 mendapat kunjungan dari FPK Kabupaten Bandung hari Rabu, 2 Agustus 2017. Tak hanya pengurus FPK, dalam kunjungan ini hadir pula para pejabat Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Bandung. Hadir mrnyambut kedatangan tamu dari Bandung ini, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Klungkung Drs. I Wayan Sujana, bersama staf dan pengurus FPK kabupaten Klungkung  . Sementara dari kabupaten Bandung hadir Kepala Bakesbangpol kabupaten Bandung H. Iman Irianto, S.Sos beserta staf dan pengurus FPK yang dipimpin Drs. H. Rukman Heryana, MM.

Dalam sambutan selamat datangnya, Kepala Bakesbangpok Kabupaten Klungkung mengucapkan terima kasih atas kepercayaan kabupaten Klungkung sebagai tujuan kunjungan. I Wayan Sujana juga menambahkan bahwa pembauran kebangsaan di kabupaten Klungkung sangat kondusif. Di kabupaten Klungkung terdapat banyak etnis selain etnis Bali seperti etnis Jawa, Madura, Sunda, Minang, Bugis, Flores, dan lain-lain.

I Wayan Sutena selaku Ketua FPK Kabupaten Klungkung, selain mengucapkan selamat dating juga memaparkan sekilas tentang FPK Kabupaten Klungkung, khususnya beberapa program yang telah dilaksanakan dan akan dilaksanakan seperti pembentukan FPK tingkat kecamatan hingga desa serta sosialisasi pembauran kebangsaan ke sekolah-sekolah di keempat kecamatan.

Kepala Bakesbangpol Kabupaten Bandung H. Iman Arianto juga memaparkan sekilas kabupaten Bandung yang telah melahirkan 3 daerah otonom baru seperti kota Bandung, kota Cimahi dan kabupaten Bandung Barat. Juga dijelaskan bahwa FPK kabupaten Bandung yang baru terbentuk tanggal 30 September 2016 menghadapi tantangan yang cukup besar saat ini terkait dengan terjadinya beberapa kasus terorisme serta pengiriman massa untuk demontrasi.

Sementara itu Ketua FPK Kabupaten Bandung H. Rukman Heryana menyatakan bahwa organisasi yang dipimpinnya beranggotakan 16 orang berasal dari beberapa etnis seperti Sunda, Minangkabau, Jawa, Batak, Bali, Banten, Tionghoa dan Palembang. Bersama-sama dengan Bakesbangpol Kabupaten Bandung telah dilaksanakan kegiatan Fasilitasi dan pembinaan pembauran kebangsaan yang dihadiri oleh Badan Pembinaan Potensi Keluarga Besar Banten, Himpunan Paguyuban Jawa Kabupaten Bandung, dan Forum Keluarga Musi Banyuasin. 

  • 03 Agustus 2017
  • Dibaca: 118 Pengunjung

Berita Terkait Lainnya

Cari Berita