4 Tempat Hiburan Malam di Klungkung Disweeping BNN Provinsi Bali

  • 05 Agustus 2017
  • Dibaca: 73 Pengunjung
4 Tempat Hiburan Malam di Klungkung Disweeping BNN Provinsi Bali

Tim Berantas Badan Narkotika Nasional Provinsi/ BNNP Bali beserta Jajaran melakukan sweeping ke 4 Tempat Hiburan Malam (THM) di Kabupaten Kabupaten Klungkung pada hari Jumat, 4 Agustus 2017 mulai pukul 22.30 Wita sampai hari Sabtu 5 Agustus 2017 pukul 02.00 Wita. Tempat pertama yang digerebek adalah Nirmala Kafe di Desa Gegel Klungkung. Di tempat ini, Tim Berantas BNNP Bali langsung mengumpulkan semua karyawan kafe dan pengunjung untuk dilakukan tes urine. Hasilnya, dari 15 orang yang diperiksa, 4 orang diantaranya terbukti positif menggunakan narkotika dengan rincian 2 orang wanita (Lady Companion) positif menggunakan Benzodiazepam, 1 orang pria pengunjung positif menggunakan sabu dan 1 orang pria juga pengunjung kafe positif menggunakan ekstasi,” ungkap Kabid Pemberantasan BNNP Bali, AKBP Ketut Artha, Sabtu (5/8/2017).

Usai dari Nirmala Cafe, tim lanjut menyasar lokasi hiburan lainnya yaitu Lompang Cafe, beralamat Desa Gelgel Klungkung. Di tempat ini, tim juga melakukan tes urine terhadap 14 orang yang terdiri dari pengunjung, staff, manajer dan LC (Ladies Companion). Hasilnya dinyatakan  1 orang wanita sebagai ladies companion positif menggunakan sabu dan ekstasi.

Dari tempat ini, tim kembali beranjak menuju Sky Bambs’z di Desa Gelgel Klungkung. Tim Berantas BNNP Bali bersama jajarannya langsung memeriksa dengan melakukan tes urine terhadap 14 orang yang terdiri dari pengunjung, staff, manajer  dan LC (Ladies Companion) namun hasil nihil.

Lokasi terakhir yang disidak adalah  Sekar Wangi di Desa Negari Klungkung. 12 orang yang terdiri dari pengunjung, staff, manajer dan LC (Ladies Companion) diperiksa dengan melakukan tes urine, nanun hasil nihil. “Dari hasil sidak Tim Berantas BNNP ini, setelah dilakukan test urine, kami temukan 5 orang yang terbukti terindikasi memakai narkoba. Kelimanya akan diarahkan dilakukan assesment untuk mengetahui tingkat kecanduan sekaligus mengorek mereka dari mana  mendapatkan barang haram tersebut", ucapnya.

  • 05 Agustus 2017
  • Dibaca: 73 Pengunjung

Berita Terkait Lainnya

Cari Berita